Candi Gana: Keunikan Relief "Si Kerdil" di Desa Wisata Bugisan

Candi Gana: Keunikan Relief "Si Kerdil" di Desa Wisata Bugisan

Di balik kemasyhuran Candi Sewu dan Candi Plaosan, terdapat sebuah situs bersejarah yang menyimpan keunikan tersendiri di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Candi Gana, atau yang sering juga disebut masyarakat sekitar sebagai Candi Asu, adalah permata tersembunyi yang menawarkan perspektif berbeda mengenai kekayaan arsitektur Buddha di kawasan Prambanan.

Mengapa Dinamakan Candi Gana?

Nama "Gana" diambil dari banyaknya relief makhluk kerdil yang terpahat di bagian kaki candi. Dalam mitologi, Gana adalah makhluk surgawi berwujud kerdil yang digambarkan sedang menyangga bangunan atau singgasana.

Relief-relief ini digambarkan dengan sangat ekspresif dalam berbagai posisi—beberapa tampak seperti menari, sedang tertawa, atau menahan beban bangunan dengan tangan mereka. Keberadaan relief ini memberikan kesan artistik yang dinamis dan berbeda dibandingkan candi-candi lain yang biasanya didominasi relief dewa-dewi yang kaku.

Jejak Sejarah dan Religi

Candi Gana merupakan candi Buddha yang dibangun sekitar abad ke-9 pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Secara geografis dan sejarah, candi ini berkaitan erat dengan kompleks Candi Sewu. Meskipun saat ini bangunan utamanya tidak lagi utuh sempurna, susunan batu dan detail ukirannya masih memperlihatkan betapa tingginya kemampuan seni rupa nenek moyang kita pada masa itu.

Daya Tarik bagi Pengunjung

Mengunjungi Candi Gana memberikan pengalaman yang lebih tenang dan personal. Beberapa keunggulan situs ini antara lain:

  • Detail Relief yang Unik: Bagi pecinta fotografi dan sejarah, relief Gana merupakan objek yang sangat menarik untuk dipelajari karena detailnya yang masih terlihat jelas pada beberapa bagian.

  • Suasana Pedesaan yang Asri: Terletak di tengah pemukiman dan lahan pertanian Desa Bugisan, pengunjung dapat menikmati suasana khas pedesaan Klaten yang tenang dan udara yang relatif lebih sejuk.

  • Bagian dari Rute Sepeda: Karena letaknya yang berada di jalur penghubung antar candi-candi kecil, Candi Gana sering menjadi titik singgah favorit bagi para wisatawan yang melakukan cycling tour di wilayah Prambanan.

Menuju Candi Gana

Situs ini sangat mudah diakses dari jalan utama Prambanan-Manisrenggo. Terletak di Desa Bugisan, Anda dapat mencapainya dengan berjalan kaki atau bersepeda sekitar 1 kilometer ke arah timur dari kompleks Candi Sewu.


Candi Gana adalah bukti bahwa keindahan sejarah tidak selalu harus megah; terkadang, ia bersembunyi dalam detail-detail kecil yang penuh makna.

Beberapa contoh relief pada Candi Gana

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0